Rabu, 18 Desember 2013

Suami relakan isteri lakukan seks dengan laki lain demi dapatkan keturunan

0 komentar


Demi mendapatkan keturunan, Pujo Relakan Isteri Sebilik dengan Lelaki Lain Selama 2 Bulan.

TUBAN - Demi memiliki keturunan, Pujo Sumarto (49), warga Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur, rela melakukan apa sahaja. Termasuk, merelakan isterinya, Rustami (45), berduaan dalam bilik bersama Mat Tohari, seorang lelaki asal Gresik yang mengaku kiai dan boleh membantu memberikan anak.

Di dalam bilik itu, Gus Mat, panggilan Mat Tohari, mengaku sedang melakukan ritual sembahyang malam khusus bersama Rustami selama 45 minit dalam keadaan gelap, supaya keinginan itu dikarunikan seorang anak dapat terwujud. Namun, selama dua bulan ritual aneh tersebut dilakukan, Rustami tak juga hamil.

Kegiatan ini mula di ketahui penduduk sekitar hingga membuat kemarahan penduduk yang ingin supaya kiai dengan ritual aneh tersebut diusir dari kampung mereka. "Jelas ritual seperti itu tidak masuk akal dan menyalahi ketentuan agama Islam. Kenapa mesti di dalam bilik berduaan dengan isteri orang lain pada tengah malam," kata Rosyid, salah seorang penduduk kampung itu.

Kerana itu,jugalah penduduk melaporkan kegiatan ini ke pejabat desa setempat supaya Gus Mat diusir dari Prunggahan Wetan agar tidak lagi merosakkan iman penduduk lainya.

Akhirnya semua pihak sepakat bahawa Gus Mat harus dihalau dari Desa Prunggahan Wetan. "Telah disepekati bahawa Mat Tohari yang selama ini tinggal di rumah Eko harus keluar dari Desa Prunggahan Wetan. 


Sumber : MyTabloid
Read more ►

Selasa, 17 Desember 2013

13 kali hamil anak orang lain

0 komentar

10 Sept 2012

myMetro
LONDON: Dalam tempoh tujuh bulan lagi Carole Horlock akan bersalin dan bayi itu akan diserahkan kepada pasangan warga Itali tanpa perlu menunggu dia menggendongnya walaupun untuk seketika.
Dalam keadaan begitu, Carole tidak berasa apa-apa, malah gembira kerana sekali lagi dia berjaya membantu pasangan suami isteri yang tidak memiliki zuriat. Wanita Britain berusia 45 tahun itu menjadi ibu tumpang paling prolifik di dunia dan kini hamil untuk kali ke-13.

Kata Carole, pasangan yang tidak mempunyai anak dibantunya sangat menghargai pertolongan sedemikian.


“Anda boleh lihat kegembiraan di wajah pasangan terbabit sebaik saja menyentuh bayi mereka untuk kali pertama.

“Melihat kepada perasaan teruja dan penuh emosi itu mendorong saya menjadi ibu tumpang,” katanya. Lahir di Stevenage, Carole mempunyai dua anak perempuan - kini berusia 22 dan 19 tahun - hasil hubungannya dengan dua lelaki berbeza. Kata Carole, dia mengetahui mengenai ibu tumpang itu selepas membaca satu rencana di akhbar pada 1995 ketika bekerja di kedai dobi.


“Walaupun berusia 20-an, saya menjadi ibu tunggal dan membesarkan dua anak perempuan.


“Saya faham bagaimana perasaan seorang ibu terhadap anaknya dan betapa sedih seorang wanita yang tiada zuriat.

“Saya tak mampu mengubah hidup sesiapa dengan bekerja di kedai dobi, tetapi jika menjadi ibu tumpang, ramai yang beroleh manfaat,” katanya. Justeru, Carole menghubungi pertubuhan yang menguruskan perkhidmatan ibu tumpang seperti dipapar di akhbar. Setakat ini Carole melahirkan lapan bayi perempuan dan empat lelaki untuk pasangan bermasalah, termasuk sepasang kembar dua dan tiga. Biasanya Carole menerima bayaran antara �10,000 (RM49,787) dan �15,000 (RM74,681) daripada pasangan yang dibantunya. - DM. Borak Kosong
Read more ►

Senin, 09 Desember 2013

7 Orang yang Mengorbankan Nyawa Demi Hidup Orang Lain

0 komentar
Pengorbanan terbesar dalam hidup adalah mengorbankan nyawa demi keselamatan orang lain. Pasti tak banyak orang yang mau mengambil resiko seperti ini. Dalam kehidupan nyata, 7 di antaranya tersaji di bawah ini.


1. Takeshi Miura and Miki Endo
Takeshi Miura and Miki Endo adalah petugas keselamatan yang berperan penting saat tsunami Jepang terjadi. Mereka berdua terus bertahan di pos dan menyerukan siaran agar semua penduduk segera lari menyelamatkan diri.

Ketika ombak tsunami tinggal 10 meter lagi menerjang, dua petugas ini tetap meneruskan siaran peringatan, dan ini dilakukan hingga saat-saat terakhir tubuh mereka berdua tewas disapu gelombang besar.
 

2. Vincent Coleman
Ledakan Halifax adalah ledakan mematikan yang terjadi di Nova Scotia, Kanada. Ledakan ini terjadi saat sebuah kapal sarat dengan amunisi bertabrakan dengan kapal lain sehingga api berkobar dahsyat, dan menyambar hingga ke daratan.

Vincent Coleman, seorang operator lalu lintas kereta berada di stasiun saat api mulai menyambar. Ia bertahan dan memperingatkan kereta lainnya agar berhenti supaya terhindar dari kobaran api tersebut. Peringatannya memang berhasil mencegah makin jatuh banyak korban, namun dirinya hangus terbakar api.


3. Arland Williams
Ketika Air Florida Flight 90 menabrak sebuah danau beku di tengah badai salju, nyaris semua penumpang tewas dan hanya 6 orang yang bertahan hidup. Sekitar 20 menit kemudian, helikopter penyelamat tiba dan melemparkan ban penyelamat ke arah mereka.

Arland Williams yang pertama menerima ban penyelamat tersebut. Anehnya, ia segera memberikan kepada orang di sampingnya. Helikopter kembali datang dan melemparkan lagi ban penyelamat, namun Arland terus melakukan hal yang sama hingga tiga kali terulang. Akhirnya di saat terakhir helikopter datang lagi, Arland sudah tewas. Ia mengorbankan hidupnya untuk keselamatan orang lain.


4. 12 Ilmuwan Rusia
Pengepungan di Leningrad, Rusia saat Perang Dunia II mengakibatkan jutaan orang mati kelaparan. Sebenarnya, ada 12 orang ilmuwan yang bisa selamat karena di laboratorium bank benih Pavlovs ada banyak sumber pangan.

Nyatanya mereka memilih untuk mati. Alasannya adalah karena benih-benih tersebut memang disimpan agar generai masa depan Rusia terjamin hidupnya. Di antara para ilmuwan, terdapat Alexander Stchukin, seorang spesialis kacang-kacangan yang ikut tewas.

Kisah ini mengingatkan pada pepatah, "Ayam mati di lumbung padi." Bedanya, para ilmuwan Rusia tersebut memilih mati demi masa depan Rusia.


5. Richard Rescorla
Richard Rescola adalah direktur keamanan di gedung Morgan Stanley, letaknya sangat dekat dengan gedung kembar yang luluh-lantak saat serangan 9/11 di Amerika Serikat.

Saat bencana ini terjadi, ia langsung memerintahkan semua orang di dalam gedungnya keluar. Ia tetap bertahan sampai orang terakhir berhasil dievakuasi. Akibatnya, Rescola mati di tempat. Namun pengorbanannya telah berhasil menyelamatkan setidaknya 2.500 orang.


6. John Robert Fox
Saat Perang Dunia II, Letnan John Robert Fox bertugas di Italia. Di kota Sommoclonia, pasukannya harus menghadang laju tentara Jerman. Tanpa gentar, Fox maju sendirian dan menghadang dengan tembakan artileri.

Bagaimanapun, upayanya ini harus berakhir karena serbuan tentara Jerman. Ketika akhirnya anak buah Fox merebut kembali posisi tersebut, tubuh Fox sudah terbujur kaku di samping kira-kira 100 tentara musuh yang tewas. Walau harus berkorban nyawa, Fox berhasil menunda laju tentara Jerman hingga pasukan sekutu datang merebut kota tersebut.


7. Ryan Arnold
Ryan Arnold menjadi satu contoh sebuah pengorbanan mengharukan demi kelangsungan hidup saudara kandungnya. Ketika Chad divoni dokter harus menjalani transplantasi hati, Ryan segera memeriksakan dirinya dan hasilnya memang ia paling cocok sebaga donor.

Tanpa pikir panjang, Ryan merelakan hatinya diambil untuk disumbangkan pada Chad. Pengorbanan nyawanya ini penuh resiko, namun ia berhasil membuat saudaranya tetap hidup.
 
 
 
sumber
Read more ►
 

Copyright © Wong Jowo Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger