Senin, 03 Maret 2014

Pemimpin BN digesa ubah cara hidup

0 komentar

Harakahdaily 

Sarina Ismail, 13 Okt 2013
JERAI: Sikap pemimpin negara yang terus boros dalam berbelanja perlu diubah lebih-lebih lagi ketika rakyat dihimpit kesusahan ekoran peningkatan kos sara hidup, kata Ketua Muslimat PAS Pusat, Siti Zailah Mohd Yusof.

Berucap di hadapan lebih 1000 petugas pilihan raya Muslimat PAS Kedah di Markas Besar PAS Jerai semalam, beliau kesal kerana pemimpin kerajaan BN tidak peka dengan kesusahan dialami orang kampung, petani, nelayan dan buruh kasar akibat kenaikan harga barangan dan perkhidmatan.

"Kerajaan BN yang memerintah sekarang ini menggunakan sewenang-wenangnya wang rakyat, walhal rakyat hidup dalam keadaan terhimpit dengan pelbagai kenaikan kos sara hidup.

"Bayangkan  Perdana Menteri membelanjakan RM2.8 juta untuk majlis sambutan hari raya. Kediaman rasmi Seri Perdana yang didiaminya sekarang disewa pada kos RM18,000 sehari atau RM6.4 juta setahun.

"Semua itu duit rakyat, duit kita semua termasuk duit muslimat. Sedangkan dalam masa yang sama rakyat terpaksa berhadapan dengan kenaikan harga barang yang tinggi. Rakyat terpaksa menanggung perbelanjaan yang dibazirkan oleh mereka," ujarnya kesal.

Menurut beliau, pembaziran dan penyelewengan dalam pentadbiran BN terlalu ketara sehingga mendapat teguran keras Ketua Audit Negara setiap tahun.

Sehubungan itu, beliau mahu isu ini dibangkitkan jentera muslimat dalam kempen pilihan raya kecil (PRK) Dun Sungai Limau bagi memberi kesedaran kepada rakyat.

Siti Zailah juga mahu jentera pilihan raya muslimat memanfaatkan kebolehan dan kemampuan yang ada bagi mempertahankan kemenangan PAS di Dun Sungai Limau.

"Perlu diingatkan dalam pilihan raya kecil, kita bukan berhadapan dengan jentera kerajaan negeri tetapi jentera Kerajaan Malaysia. Sudah tentulah akan berlaku pelbagai perkara yang tak dapat kita jangkakan.

"Setelah berusaha, munajat dan solat hajat tidak boleh kita abaikan. Muslimat perlu tubuh kumpulan untuk mengendalikan program munajat sepanjang tempoh kempen pilihan raya kecil ini berjalan sehinggalah hari membuang undi," nasihat beliau.

Beliau juga berharap pengundi-pengundi luar kawasan pulang membuang undi walaupun hari pengundian jatuh pada hari bekerja.

Ijtimak Pilihan Raya Muslimat PAS Kedah dilancarkan sempena PRK N20 Dun Sungai Limau dan dihadiri oleh muslimat kawasan seluruh Kedah dan Unit Peti Undi (UPU) Dun Sungai Limau.

Dalam majlis itu juga diadakan penyerahan petugas membabitkan kawasan bantu dan 19 UPU yang terlibat.

Selain ucapan motivasi dari Ketua Muslimat PAS Pusat, hadirin turut mendapat suntikan semangat dan taklimat dari Pesuruhjaya PAS Kedah, Ketua Dewan Muslimat PAS Negeri Kedah, Setiausaha dan ketua Urusan Pemilih Jabatan Pilihanraya PAS Negeri (JPN) Kedah.

Read more ►

Senin, 09 Desember 2013

7 Orang yang Mengorbankan Nyawa Demi Hidup Orang Lain

0 komentar
Pengorbanan terbesar dalam hidup adalah mengorbankan nyawa demi keselamatan orang lain. Pasti tak banyak orang yang mau mengambil resiko seperti ini. Dalam kehidupan nyata, 7 di antaranya tersaji di bawah ini.


1. Takeshi Miura and Miki Endo
Takeshi Miura and Miki Endo adalah petugas keselamatan yang berperan penting saat tsunami Jepang terjadi. Mereka berdua terus bertahan di pos dan menyerukan siaran agar semua penduduk segera lari menyelamatkan diri.

Ketika ombak tsunami tinggal 10 meter lagi menerjang, dua petugas ini tetap meneruskan siaran peringatan, dan ini dilakukan hingga saat-saat terakhir tubuh mereka berdua tewas disapu gelombang besar.
 

2. Vincent Coleman
Ledakan Halifax adalah ledakan mematikan yang terjadi di Nova Scotia, Kanada. Ledakan ini terjadi saat sebuah kapal sarat dengan amunisi bertabrakan dengan kapal lain sehingga api berkobar dahsyat, dan menyambar hingga ke daratan.

Vincent Coleman, seorang operator lalu lintas kereta berada di stasiun saat api mulai menyambar. Ia bertahan dan memperingatkan kereta lainnya agar berhenti supaya terhindar dari kobaran api tersebut. Peringatannya memang berhasil mencegah makin jatuh banyak korban, namun dirinya hangus terbakar api.


3. Arland Williams
Ketika Air Florida Flight 90 menabrak sebuah danau beku di tengah badai salju, nyaris semua penumpang tewas dan hanya 6 orang yang bertahan hidup. Sekitar 20 menit kemudian, helikopter penyelamat tiba dan melemparkan ban penyelamat ke arah mereka.

Arland Williams yang pertama menerima ban penyelamat tersebut. Anehnya, ia segera memberikan kepada orang di sampingnya. Helikopter kembali datang dan melemparkan lagi ban penyelamat, namun Arland terus melakukan hal yang sama hingga tiga kali terulang. Akhirnya di saat terakhir helikopter datang lagi, Arland sudah tewas. Ia mengorbankan hidupnya untuk keselamatan orang lain.


4. 12 Ilmuwan Rusia
Pengepungan di Leningrad, Rusia saat Perang Dunia II mengakibatkan jutaan orang mati kelaparan. Sebenarnya, ada 12 orang ilmuwan yang bisa selamat karena di laboratorium bank benih Pavlovs ada banyak sumber pangan.

Nyatanya mereka memilih untuk mati. Alasannya adalah karena benih-benih tersebut memang disimpan agar generai masa depan Rusia terjamin hidupnya. Di antara para ilmuwan, terdapat Alexander Stchukin, seorang spesialis kacang-kacangan yang ikut tewas.

Kisah ini mengingatkan pada pepatah, "Ayam mati di lumbung padi." Bedanya, para ilmuwan Rusia tersebut memilih mati demi masa depan Rusia.


5. Richard Rescorla
Richard Rescola adalah direktur keamanan di gedung Morgan Stanley, letaknya sangat dekat dengan gedung kembar yang luluh-lantak saat serangan 9/11 di Amerika Serikat.

Saat bencana ini terjadi, ia langsung memerintahkan semua orang di dalam gedungnya keluar. Ia tetap bertahan sampai orang terakhir berhasil dievakuasi. Akibatnya, Rescola mati di tempat. Namun pengorbanannya telah berhasil menyelamatkan setidaknya 2.500 orang.


6. John Robert Fox
Saat Perang Dunia II, Letnan John Robert Fox bertugas di Italia. Di kota Sommoclonia, pasukannya harus menghadang laju tentara Jerman. Tanpa gentar, Fox maju sendirian dan menghadang dengan tembakan artileri.

Bagaimanapun, upayanya ini harus berakhir karena serbuan tentara Jerman. Ketika akhirnya anak buah Fox merebut kembali posisi tersebut, tubuh Fox sudah terbujur kaku di samping kira-kira 100 tentara musuh yang tewas. Walau harus berkorban nyawa, Fox berhasil menunda laju tentara Jerman hingga pasukan sekutu datang merebut kota tersebut.


7. Ryan Arnold
Ryan Arnold menjadi satu contoh sebuah pengorbanan mengharukan demi kelangsungan hidup saudara kandungnya. Ketika Chad divoni dokter harus menjalani transplantasi hati, Ryan segera memeriksakan dirinya dan hasilnya memang ia paling cocok sebaga donor.

Tanpa pikir panjang, Ryan merelakan hatinya diambil untuk disumbangkan pada Chad. Pengorbanan nyawanya ini penuh resiko, namun ia berhasil membuat saudaranya tetap hidup.
 
 
 
sumber
Read more ►
 

Copyright © Wong Jowo Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger