Minggu, 09 Maret 2014

Mesin Cetak Kuno Industri Rokok Sampoerna

0 komentar

Original Heidelberg, begitulah yang tertulis di lempengan baja pada mesin cetak kuno itu. 


Ada juga tulisan lainnya yang menunjukkan tentang berkualitasnya mesin cetak buatan Jerman itu. 
_____________________________________ 
Menambang Uang Melalui Facebook Dan Blog

____________________________________

Mesin yang tampak bersih dan  terawat dengan baik itu merupakan salah satu jejak industri rokok Sampoerna yang legendaris di Indonesia.


Kita bisa menjumpai mesin cetak itu di House Of Sampoerna - Surabaya yang merupakan museum ekslusif dan menyimpan benda-benda koleksi Dinasti Sampoerna.

     Click : Tips dan Panduan Lengkap Cepat Hamil
 
Selain mesin cetak, juga terdapat peralatan lainnya yang berkaitan dengan mesin percetakan itu.


Koleksi tersebut berada di sudut ruangan  2 House of  Sampoerna.
  
Click here : Tokokoo

Sangat menarik ketika saya menyimak mesin cetak itu. Karena masih terawat, mesin itu pada saat ini  pun sebenarnya  masih bisa digunakan .

Pada masa lampau, mesin itu digunakan untuk memproduksi kotak rokokm label dan barang-barang cetakan lainnya.


Sejak tahun 1990, barang-barang cetakan kemudian diproduksi di pabrik Sampoerna yang modern dan canggih di daerah Pandaan . 
______________________________

Layanan untuk Web Hosting dan Domain Anda  :




 Click here: Jagoan Hosting


 Click here : Bali Orange Communications
 
 Click here : Pasar Hosting  


 _____________________________
 
Peranan mesin cetak ini kemudian  diambil alih oleh  mesin yang dapat berproduksi sebanyak 40 kali kapasitas mesin ini.


Di belakang mesin ini terdapat beberapa pelat cetak tua untuk berbagai produk yang sudah tidak diproduksi lagi. 




Ada juga dua silinder cetak rotogravure yang saat ini dipakai untuk memproduksi rokok Dji Sam Soe.


             Click : Mudahnya Transaksi ONline Dengan IPAYMU 


Pada bagian lainnya terdapat berragam kaleng dalam berbagai ukuran sebagai tempat tinta cetak. 
 


Click here : Sign Up PAYZA For Free

Selain itu juga ada tumpukan kertas sebagai bahan kemasan rokok yang akan dicetak dan tumpukan kertas tinjauan cetakan.

Yang menarik, mesin cetak itu ditata sedemikian rupa sehingga pengunjung bisa mengetahui bagaimana cara kerja mesin cetak itu dan mengetahui tinjauannya.

Selain mesin cetak kuno itu, pada ruangan lainnya juga terpajang foto-foto kuno industri rokok Sampoerna. salah satunya adalah foto ketika para karyawan pabrik sedang mengoperasikan mesin cetak kuno ini.

 

Anda tertarik dan penasaran dengan mesin cetak kuno itu ? House Of  Sampoerna senantiasa menantikan kunjungan Anda kesana.   

Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini  :


Penari Balet Yang Memasang Pisau Di Sepatunya

Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban


Gaun Pengantin Terbuat dari 9999 Kuntum Mawar 
 Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban





Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca 



di Link berikut ini :

www.blogger.comblogspot.com

=======================================================================




Break Session :


Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :

Jenazah Utuh Walau Sudah Dimakamkan Puluhan Tahun 
Sisi lain Keindahan Di Gunung Bromo

Jejak Panser Yang legendaris Di Surabaya 

Kupat Ketheg yang Unik Dan Khas Di  Gresik 

Koleksi Keramik Kuno masa Dinasti Ming di  Di House of Sampoerna
 
Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog

Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
OLeh-oleh Khas Tuban 

Misteri Masjid Jin Yang Indah dan Megah
Wisata Religi Ke Pura Di Jawa Timur  
Masjid Muhammad Cheng Hoo Yang Berhias Lampion 
Keunggulan Bergabung dan Menulis di Vlog - Vivanews   
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Museum Brawijaya
 
Jejak Kebesaran Sunan Giri Di Gresik
Mahkota Emas Kerajaan Dan Kesultanan Di Nusantara

Koleksi Benda Yang Menyeramkan Di Museum Kesehatan
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Malang
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog 


Tiga Mobil Kuno Yang Legendaris Di Jawa Timur
Candi Masa Kerajaan Majapahit Di Trowulan 
Untaian Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Letusan Di Gunung Bromo dan Gunung Kelud
Kelenteng Kuno Di Kota Jombang

Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur 
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah  
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang

Wanita Inspiratif Ala Putri Herlina Dan Lennes Imut-imut
Gereja Yang Indah Dan Unik Di Jawa Timur 
 
Bebatuan yang Indah Dan Bercahaya Di Lamongan
Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur
Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono
Kisah Batu Kodok Di Lamongan 
Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan
 
Patung Gajah Mungkur Yang Unik Di Gresik
Kisah Batu Gajah Yang Unik Di Tuban
Jejak Nostalgia Wisata Museum Di Surabaya 
Menyapa Monyet Liar Di Pemandian Bektiharjo 
Indahnya Kesenian Kuda Di Jawa Timur 

Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban 
Merenda Kenangan Di Pantai Pasir Putih Situbondo
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe
Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta
Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan 

Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk

Uniknya Memancing Di Ranu Grati Pasuruan 
Sejuta Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Perjuangan Bangsa Di Museum Benteng Vredeburg  
Koleksi Wayang Kulit Di Museum Santet

Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track 
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio

Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban  
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik 

Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga

Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban 
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah 
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban 

Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung

Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong 
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura 
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo

Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud 
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud 
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung

Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud

Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno 
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto

Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri


Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik


Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis 
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo  


Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang  
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo
Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo

Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog
Tips Optimal Dalam Bergabung Dengan Program Afiliasi 


Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3 
Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog


================================================================













Read more ►

Minggu, 24 November 2013

Sejarah Rokok dari Abad 9 Sampai Sekarang

0 komentar
Rokok adalah gulungan kecil potongan daun tembakau yang dibungkus dalam silinder kertas tipis. Rokok dinyalakan di satu ujung dan dibiarkan membara; asapnya dihirup dari ujung yang lain. Kebanyakan rokok yang diproduksi secara modern menggunakan filter dan termasuk tembakau yang diproses ulang dan bahan tambahan lainnya.


Istilah rokok yang umum digunakan mengacu pada rokok tembakau, tapi bisa juga untuk perangkat sejenis yang mengandung herbal lain, seperti cengkeh atau ganja. Rokok dibedakan dari cerutu karena ukurannya yang lebih kecil, penggunaan daun yang sudah diproses, dan kertas pembungkus, yang biasanya berwarna putih, meski warna lain kadang-kadang tersedia. Cerutu biasanya terdiri sepenuhnya dari seluruh daun tembakau.

Tingkat merokok sangat bervariasi, dan telah berubah jauh sepanjang sejarah, karena rokok pertama kali digunakan secara luas pada pertengahan abad ke-19. Walaupun tingkat merokok dari waktu ke waktu kian menurun di negara, maju, di negara berkembang kian meningkat. Nikotin, bahan kimia psikoaktif utama dalam rokok tembakau diyakini secara psikologis bersifat adiktif, meskipun tidak menimbulkan ketergantungan fisiologis (misalnya penghentian tidak menimbulkan gejala somatik sebagaimana obat-obatan seperti alkohol atau jenis opioid).Konsumsi rokok pada wanita hamil juga telah dibuktikan dapat menyebabkan cacat lahir, termasuk cacat mental dan fisik. Bahkan perokok pasif terbukti lebih beresiko daripada yang aktif. Hal itulah yang menyebabkan pelarangan merokok di tempat kerja dan tempat umum. Penelitian baru menunjukkan bahwa perokok pasif ketiga, yaitu orang yang menerima asap rokok dari perokok pasif kedua, meningkatkan kemungkinan penyakit paru-paru. Rokok juga merupakan sumber kebakaran rumah.

Sejarah Rokok

Bentuk paling awal rokok sebagian besar dibedakan dari pendahulunya yaitu cerutu. Rokok telah ditemukan di Amerika Tengah sekitar abad ke-9 dalam bentuk alang-alang dan tabung rokok. Suku Maya dan Aztec menghisap asap tembakau dan berbagai zat psikoaktif lainnya dalam ritual keagamaan dan sering menggambarkan pemimpin ritual dan dewa merokok dalam ukiran di kuil-kuil dan tembikar. Rokok dan cerutu merupakan metode merokok paling umum di Karibia, Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan hingga belakangan ini.

Rokok Amerika Selatan dan Tengah menggunakan berbagai pembungkus tanaman; ketika dibawa kembali ke Spanyol, pembungkus jagung diperkenalkan, dan pada abad ke-17 kertas halus. Produk yang dihasilkan disebut papelate dan didokumentasikan dalam lukisan Goya yaitu La Merienda en el Manzanares, dan El juego de la pelota a pala pada abad ke-18.

Pada tahun 1830, rokok telah menyebrang ke Perancis, di mana ia menerima nama cigarette; dan pada tahun 1845, monopoli tembakau negara tersebut mulai memproduksinya.

Di negara-negara yang bahasa utamanya Inggris, penggunaan tembakau dalam bentuk rokok menjadi semakin populer selama dan setelah Perang Krimea, ketika tentara Inggris mulai meniru kawan dan musuh mereka yang merokok tembakau dalam gulungan koran bekas karena kekurangan daun cerutu. Hal ini dibantu oleh pengembangan tembakau yang cocok untuk rokok, dan dengan perkembangan industri ekspor rokok Mesir.

Rokok mungkin awalnya digunakan dengan cara yang mirip dengan pipa dan cerutu dan tidak dihirup. Buktinya ialah kampanye iklan Lucky Strike awal tahun 30an yang menanyakan konsumen "Aapakah Anda Menarik Napas?". Ketika rokok tembakau menjadi lebih ringan, menghirup mungkin menjadi lebih menyenangkan.

Meluasnya merokok di dunia Barat, sebagian besar merupakan fenomena abad ke-20.

Para dokter Jerman merupakan yang pertama mengidentifikasi hubungan antara merokok dan kanker paru-paru yang kemudian menimbulkan gerakan anti tembakau pertama di Nazi Jerman. Selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II, rokok dijatahkan kepada tentara. Selama Perang Vietnam, rokok diikutsertakan dengan makanan. Barulah pada tahun 1975 pemerintah berhenti menempatkan rokok dalam ransum militer. Selama paruh kedua abad ke-20, dampak terhadap kesehatan yang merugikan dari rokok mulai dikenal secara luas dan tulisan peringatan kesehatan menjadi hal biasa pada bungkusan rokok. Peringatan menjadi lazim tapi tidak populer, terutama karena pengaruh politik yang dimiliki oleh petani tembakau. Amerika Serikat belum menerapkan label peringatan rokok grafis, yang dianggap sebagai metode yang lebih efektif untuk mengkomunikasikan kepada masyarakat tentang bahaya merokok. Kanada, Thailand, Malaysia, India, Ausralia, Brazil, Selandia Baru, Inggris, Rumania dan Singapura memiliki keduanya yaitu peringatan tekstual dan grafik yang menampilkan gambar visual kerusakan tubuh manusia karena rokok.

Rokok telah banyak berkembang sejak awal mulanya, misalnya, pita tipis yang melintang terhadap poros merokok sehingga membentuk lingkaran sepanjang rokok, merupakan bagian alternatif kertas tipis dan tebal untuk memfasilitasi pembakaran efektif ketika sedang dihisap, dan menghambat pembakaran ketika tidak dihisap. Filter sintetis mengeluarkan beberapa tar sebelum sampai pada perokok.

Pembuatan Rokok

Rokok yang diproduksi komersial terdiri dari campuran tembakau, kertas, lem PVA untuk melekatkan lapisan luar, dan sering juga dipakai filter selulosa asetat. Meskipun perakitan rokok sangat mudah, banyak perhatian dicurahkan pada tiap bagian-bagiannya, khususnya campuran tembakau, yang dapat berisi lebih dari 600 bahan, banyak di antaranya merupakan pengharum untuk tembakau. Bahan utama yang membuat rokok lebih adiktif ialah pemasukan tembakau yang diproses ulang, yang memiliki aditif untuk membuat nikotin lebih mudah menguap ketika rokok dibakar.

Kertas Rokok

Kertas untuk menahan campuran tembakau dapat bervariasi sifat menyerapnya untuk memungkinkan ventilasi bara pembakaran atau berisi materi yang mengontrol laju pembakaran rokok dan stabilitas abu yang dihasilkan. Kertas-kertas yang digunakan untuk rokok membentuk corong dan filter digunakan untuk menghindarkan bagian yang melekat dengan mulut dari air liur dan menstabilkan pengiriman asap dengan lubang udara kecil yang dibuat dengan laser.

Menurut Simon Chapman, seorang profesor kesehatan masyarakat di University of Sydney, bara rokok bertanggung jawab atas kebakaran dan menguranginya bisa menurunkan kebakaran yang dipicu rokok. Sejak tahun 1980, produsen rokok terkemuka seperti Philip Morris dan RJ Reynolds mengembangkan rokok yang aman api tapi tidak memasarkannya.

Tingkat pembakaran kertas rokok diatur melalui penerapan berbagai bentuk selulosa kristal mikro ke kertas. Kertas rokok secara khusus telah direkayasa dengan pita menyerap berbeda untuk menghasilkan rokok aman api. Rokok ini memiliki kekurangan kecepatan pembakaran spontan yang lebih kurang yang memungkinkan rokok untuk padam sendiri. Kertas aman api ini diproduksi dengan secara mekanis mengubah penyetelan bubur kertas.

Campuran Tembakau


Proses pencampuran memberikan produk akhir cita rasa konsisten dari tembakau yang ditanam di berbagai belahan dunia yang dapat berubah rasanya dari tahun ke tahun karena kondisi lingkungan berbeda.

Zat Aditif Rokok

Bahan kimia yang ditambahkan oleh para pembuat rokok untuk tujuan cita rasa. Ada sekitar 599 bahan aditif yang disetujui oleh badan kesehatan. Tak satupun aditif tersebut harus ditulis pada bungkus rokok sebagai bahan yang terkandung di dalamnya. Beberapa bahan yang dikategorikan sebagai legal juga digunakan sebagai aditif pada makanan, tapi tidak semuanya diuji efeknya dalam asap selama pembakaran.

Sumber:http://beritasi.blogspot.com/2011/06/asal-usul-rokok.html
Read more ►
 

Copyright © Wong Jowo Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger